Posted by: anita susanti | December 17, 2009

Kasih sayang ibu…

Hari sabtu, 12 Desember lalu tiba2 aku diajakin nengok teman yang beberapa minggu lalu melahirkan. Ketika di jalan, aku ngobrol berdua dengan seorang teman dan menemukan hikmah bahwa menjadi seorang ibu tidak boleh egois! Apa yang positif dari kita, akan mendapat respon positif juga dari anak kita. Menjadi seorang yang sabar, tidak akan pernah merasa rugi! Hikmah ini ku ambil dari ceritanya.

Anak kedua nya akan pentas dalam acara lomba se Bandung raya. Sebenarnya hari itu teh Iin memiliki acara yang sangat padat. Tapi karena sudah berjanji menemani anaknya, maka acara yang lain diabaikan.
Si kecil sudah disewakan baju pentas dan sudah dirias secantik mungkin.
Tanpa diduga, sampai di tempat pentas si kecil mulai grogi. “Ummi…nanti waktu adek nari, ummi duduk di paling depan ya?”
“iya” kata ummi nya
“ummi, nanti dukung adek dengan sorak sorai ya?”
“iya” kata ummi mantap! “Nanti ummi akan melihat adek, dan bilang bagus, bagus, bagus…sambil mengacungkan 2 jempol ummi”
“Ummi…nanti temani adek memasuki tempat pentas ya”
“iyah”

Tiba saatnya dipanggil, rupanya si kecil semakin grogi. Dan tiba2 setelah sampai di panggung, si kecil berkata
“Ummi…aku mau ummi ke panggung dan ikut menari bersama adek”
Si ummi akhirnya ikut ke panggung dan berdiri di depan sekian ratus orang yang melihatnya dengan pandangan aneh. Demi anak, aku nggak boleh mengutamakan malu dan bersikap egois, kata Beliau…
Rupanya ujian tak cukup sampai disitu!
“Ummi…adek TIDAK mau menari” Bulir2 bening mulai membasahi kedua pipi si kecil.
“Adek BELUM mau menari?” tanya ummi
“Ya…adek tidak mau menari”
Subhanallah…si ummi tidak marah mendengar kata2 anaknya! dan Beliau berusaha mengalihkan perhatian anaknya.

“Sepertinya adek haus?” tanya ummi
“Ya, adek haus”
“Hayuk, kita beli ice cream…”
Si anak menurut pada umminya, menjauh dari tempat keramaian…menuju penjual ice cream.
Sambil minum es, ummi tidak menyinggung sedikit pun apa yang telah dilakukan anaknya. Sampai akhirnya mereka pulang…

Ketika malam tiba…menjelang tidur, tiba2 si anak memeluk ummi nya sambil menetesnya air mata
“Ummi…maaf, tadi adek tidak mau menari”
“tidak apa2” dengan senyum di bibir ummi
“Ummi marah?”
“Apa tadi ummi marah? Tidak kan? Ummi malah belikan adek ice cream?”
“iya…ummi, maaf”
“iya, mungkin lain waktu adek akan menari? :)”
“iya” dengan mantap diucapakan si kecil
Akhirnya mereka pun tidur terlelap…melupakan apa yang telah terjadi, dan mengambil hikmah besar dari kejadian hari itu…

Subhanallah..

Advertisements

Responses

  1. Nothing to say, except: WOW!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: